Di sudut Botolempangan itu.. si pak tua dengan kemeja lusuhnya.. menatap lurus sembari menggulum cerutu.. Katanya... "Jangan hadiahi aku kain yang bermeter-meter.. untuk ku jadikan baju,, lalu kukenakan di pengguntingan pita nanti! Aku sudah cukup senang dengan kemeja lusuh ini.. meski lubang di ketiaknya semakin melebar..dan beberapa bekas jahitan seperti tersulam rapi disini.. stidaknya ia sudah menjadi saksi sejarah hingga sekian periode. Lihatlah wajahku,sayang.. semakin mengkerut,, bgitu jua bening mataku yang pernah mengkristal.. lalu mereka lempari hingga retak. Aku sudah semakin tua,,sayangku.. pinjami aku gadis perawan yang kau gandeng dengan mesra di anjungan malam itu. kan kujahitkan ia.. jilbab abu-abu menutupi bulu lebat dikepalanya.. oleh kain yang kau hadiahi padaku. karna aku tdak butuh baju baru... Ijinkan kukecup rekah bibirnya.. sebegitu aku merindukan ciuman pertama dikala muda ku dulu. ijinkan ku genggam lentik jemarinya.. menyaksikan anak cucuku mengguntin...
Kekayaan adalah milik mereka yang masih dapat berbagi ilmu pengetahuan