Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 27, 2012

Gangguan Kepribadian Dipersonality Disorder

Gangguan Kepribadian adalah istilah umum untuk suatu jenis penyakit mental di mana cara berpikir, memahami situasi, dan berhubungan dengan orang lain tidak berfungsi. Ada banyak jenis spesifik gangguan kepribadian. Secara umum, memiliki gangguan kepribadian berarti memiliki kaku dan berpotensi merusak diri sendiri atau merendahkan diri-pola berpikir dan berperilaku tidak peduli pada situasinya. Hal ini menyebabkan stress dalam hidup atau gangguan dari kemampuan untuk beraktivitas rutin di tempat kerja, sekolah atau situasi sosial lain. Gangguan-gangguan dalam kategori ini bersumber dari perkembangan kepribadian yang tidak masak dan menyimpang. Kerena mengalami proses perkembangan yang tidak semestinya, individu-individu tertentu memiliki cara pandang, cara pikir dan berhubungan dengan dunia sekelilingnya secara maladaptif. Akibatnya, mereka tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan dalam kasus-kasus tertentu mereka menjadi menderita. Dalam beberapa kasus, kemungkinan penderit...

Kriteria Perilaku Abnormal

Ada beberapa kriteria yang digunakan untuk menentukan suatu perilaku abnormal, antara lain: 1)    Statistical infrequency Perspektif ini menggunakan pengukuran statistik dimana semua variabel yang yang akan diukur didistribusikan ke dalam suatu kurva normal atau kurva dengan bentuk lonceng. Kebanyakan orang akan berada pada bagian tengah kurva, sebaliknya abnormalitas ditunjukkan pada distribusi di kedua ujung kurva. Digunakan dalam bidang medis atau psikologis. Misalnya mengukur tekanan darah, tinggi badan, intelegensi, ketrampilan membaca, dsb. Namun, kita jarang menggunakan istilah abnormal untuk salah satu kutub (sebelah kanan). Misalnya orang yang mempunyai IQ 150, tidak disebut sebagai abnormal tapi jenius. Tidak selamanya yang jarang terjadi adalah abnormal. Misalnya seorang atlet yang mempunyai kemampuan luar biasa tidak dikatakan abnormal. Untuk itu dibutuhkan informasi lain sehingga dapat ditentukan apakah perilaku itu normal atau abnormal. ...

Definisi Psikologi Abnormal Menurut Para Ahli

Psikologi abnormal kadang-kadang disebut juga psikopatologi. Dalam bahasa Inggris dinyatakan dengan istilah Abnormal Psychology. Berikut dikemukakan beberapa definisi Psikologi Abnormal menurut beberapa ahli: Menurut Kartini Kartono (2000: 25), psikologi abnormal adalah salah satu cabang psikologi yang menyelidiki segala bentuk gangguan mental dan abnormalitas jiwa. Menurut Singgih Dirgagunarsa (1999: 140) mendefinisikan psikologi abnormal atau psikopatologi sebagai lapangan psikologi yang berhubungan dengan kelainan atau hambatan kepribadian, yang menyangkut proses dan isi kejiwaan. Berkenaan dengan definisi psikologi abnormal, pada Ensiklopedia Bebas Wikipedia (2009), dinyatakan “Abnormal psychology is an academic and applied subfield of psychology involving the scientific study of abnormal experience and behavior (as in neuroses, psychoses and mental retardation) or with certain incompletely understood states (as dreams and hypnosis) in order to understand and chan...

Revolusi

Setiap bangsa pasti menaruh harapan besar terhadap sistem dan penjalan sistem akan terwujudnya satu tujuan yaitu kesejahteraan, tidak akan ada perdebatan subtansial dalam masyarakat jika kesejahteraan itu dapat terwujudkan. tetapi, jika terjadi kesenjangan akan universialisme kesejahteraan, maka di sanalah terjadi kemuakan secara totalitas masyarakat terhadap sistem yang diterapkan dan penjalan sistem pada bangsa tersebut. Tak sedikit bangsa-bangsa di dunia yang mengacu pada satu sistem pada bangsanya yaitu Demokrasi. Isme tentang demokrasi mematahkan dan meruntuhkan sistem yang telah lama mendominasi dan kokoh di peradaban dunia yaitu Otokrasi, hingga memasuki abad 18 dengan masuknya ideologi-ideologi karl marx 'das capital' maupun 'ekonomi politik' telah memperjelas kesenjangan sistem otokrasi dalam suatu bangsa. dengan cita-cita, tidak ada perbedaan antara kaum borjuis maupun kaum proletariat. faktor-faktor inilah mendorong perubahan sistemik kebiasaan/kebuda...