Berangkat dari teori-teori pembentukan alam semesta yang di anggap valid hingga saat ini menghantakan kita pada satu kesimpulan bahwa alam semesta bersifat dinamis. Konstruksi makrokosmos (dikhususkan pada Bumi) dapat terjadi dengan beberapa kemungkinan, salah satunya adalah terjadinya bencana gempa bumi yang dapat melakukan sebuah pergeseran pada lempengan-lempengan bumi. Pergeseran lempengan bumi akan berdampak pada perubahan secara skala kecil derajat-derajat antar benua. Dan akibat yang terjadi dari pergerseran itu, arah kiblat ibadah (shalat) ummat islam harus berubah. Bahkan forum indonesia-internasional mengatakan pada tahun 2010 “ Sebanyak 320.000 atau 40 persen dari 800.000 jumlah masjid di seluruh Indonesia mengalami pergeseran arah kiblat. Salah satu penyebabnya adalah bergesernya lempeng bumi dan musibah gempa bumi bertubi-tubi yang melanda Tanah Air ”. Bahkan yang membuat saya miris, kontroversi pun terjadi terkait arah kiblat di salah satu masjid terbesar dan ...
Kekayaan adalah milik mereka yang masih dapat berbagi ilmu pengetahuan