Langsung ke konten utama

Postingan

Permukaan Laut Bisa Naik Satu Meter Di Abad Ini

Pemanasan global terus terjadi seiring polusi yang timbul akibat ulah manusia. Jika hal ini terus terjadi, permukaan air laut bisa naik lebih dari 1 meter.Sebaliknya, dengan adanya pengurangan emisi yang kuat, para ahli meramalkan kenaikan air laut hanya akan mencapai 40-60 centimeter tahun 2100 dan 60-100 centimeter pada 2300. Karenanya, mitigasi iklim atau pengurama emisi gas rumah kacar harus dikurangi.Tim yang beranggotakan 90 ahli dari Amerika Serikat dan Jerman ini itu juga memperkirakan rata-rata kenaikan permukaan laut bisa mencapai 2-3 meter, pada 2300, jika tidak ada mitigasi emisi. "Dengan mitigasi iklim, maka akan ada peluang besar untuk membatasi kenaikan muka laut menjadi 1 meter," kata Stefan Rahmstorf dari Postdam Institute for Climate Impact Research, seperti dikutip dari Science Daily , Minggu (24/11/2013). "Skenario emisi tinggi akan mengancam keberlangsungan kota-kota tepi pantai dan pulau-pulau di dataran rendah," imbuh dia. Meski dem...

Psikopat

A. Pengertian Psikopat Singgih Dirgagunarsa (1998 : 145) menyatakan bahwa psikopat merupakan hambatan kejiwaan yang menyebabkan penderita mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri terhadap norma-norma sosial yang ada di lingkungannya. Penderita psikopat memperlihatkan sikap egosentris yang besar, seolah-olah patokan untuk semua perbuatan dirinya sendiri saja. Menurut Kartini Kartono (1999 : 95), psikopat adalah bentul kekalutan mental (mental disorder) yang ditandai dengan tidak adanya pengorganisasian dan pengintegrasian pribadi sehingga penderita tidak pernah bisa bertanggung jawab secara moral dan selalu konflik dengan norma-norma sosial dan hukum. Selanjutnya Kartini Kartono menyebutkan gejala-gejala psikopat antara lain sebagai berikut. Tingkah laku dan realasi social penederita selalu asosial, eksentrik dan kronis patologis, tidak memiliki kesadaran social dan inteligensi sosial. Sikap penderita psikopat selalu tidak menye...

Pengertian Konsep Diri Menurut Para Ahli

Konsep diri (self consept)  merupakan suatu bagian yang penting dalam setiap pembicaraan tentang kepribadian manusia. Konsep diri merupakan sifat yang unik pada manusia, sehingga dapat digunakan untuk membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya. Para  ahli psikologi  kepribadian berusaha menjelaskan sifat dan fungsi dari konsep diri, sehingga terdapat beberapa pengertian. Konsep diri  seseorang dinyatakan melalui sikap dirinya yang merupakan aktualisasi orang tersebut. Manusia sebagai organisme yang memiliki dorongan untuk berkembang yang pada akhirnya menyebabkan ia sadar akan keberadaan dirinya. Perkembangan yang berlangsung tersebut kemudian membantu pembentukan konsep diri individu yang bersangkutan. Perasaan individu bahwa ia tidak mempunyai kemampuan yang ia miliki. Padahal segala keberhasilan banyak bergantung kepada cara individu memandang kualitas kemampuan yang dimiliki. Pandangan dan sikap negatif terhadap kualitas kemampuan yang...

Tingkatan - Tingkatan Persepsi Mulla Sadra

Pada daftar istilah penting yang sama, Mulla Sadra juga memberikan defenisi lain yang dapat membantu kita dalam memahami tujuan akhir dari suatu persepsi. Istilah tersebut adalah “ dzihn ” yang artinya “pikiran.”   [1] )   Mulla Sadra menulis, “Pikiran adalah potensi jiwa untuk memperoleh pengetahuan-pengetahuan yang belum pernah dicapai sebelumnya.” (3:515, 325.35). Dengan mengikuti pandangan umum filsafat Islam-Yunani ( Graeco-Islamic ), Mulla Sadra memahami bahwa jiwa atau diri manusia mempunyai beberapa fakultas dan tingkatan-tingkatan aktualisasi yang dimulai dari tingkatan tumbuhan dan hewan. Jiwa tersebut mengatualkan dirinya melalui potensi pemahamannya. Tujuan jiwa di dalam wujudnya adalah untuk bergerak dari potensi mengetahui ke mengetahui secara aktual. Ketika pengetahuan potensialnya menjadi benar-benar aktual, ia tidak lagi disebut sebagai ‘jiwa,’ ia sudah menjadi ‘akal,’ atau ‘akal dalam perbuatan.’ Dalam pandangan Mulla Sadra, potensi jiwa manusia u...

Persepsi Menurut Mulla Sadra

Pada bagian akhir dari bagian pertama empat kitab  al-Asfar , Mulla Sadra memberikan berbagai defenisi sekitar tiga puluh kata yang dianggap perlu di dalam mendiskusikan modalitas pengetahuan ( al-‘ilm ). Dalam daftar kata tersebut, Mulla Sadra menempatkan kata “persepsi” sebagai kata pertama. Di dalam mendefenisikannya, Mulla Sadra memulai penjelasannya dengan makna literal kata persepsi tersebut. Sebagaimana yang terdapat di dalam banyak kamus bahasa Arab, memang kata “persepsi” ini memiliki banyak makna, seperti halnya perolehan ( attaining ), pencapaian ( reaching ), kedatangan ( arriving ), penangkapan ( catching ), penggenggaman ( grasping ), pemahaman ( comprehending ), dan kecerdasan ( discerning ). Mulla Sadra menulis, Idrak  adalah “perjumpaan ( liqa’ ) dan kedatangan ( wusul ).” Ketika potensi akal sampai pada kuiditas  [1] )  pahaman akal dan mencapainya, inilah yang disebut persepsi. Di dalam filsafat, makna yang dimaksud dalam suatu kata berhubungan...

Pengantar Teleologi Menurut Mulla Sadra

Karya-karya filosofis Mulla Sadra terutama  ditujukan untuk memetakan jalan dalam pencapaian kesempurnaan jiwa manusia. Beberapa kontribusinya yang terkenal dalam kosa kata filosofis, misalnya “kemenduaan sistematis” ( systematic ambiguity, tasykik ) eksistensi dan “gerakan substansial,” telah memberikan bantuan yang sangat signifikan dalam menjelaskan bagaimana jiwa memasuki alam ini melalui korporealisasi dan bagaimana jiwa meninggalkan alam ini melalui spiritualisasi. Mulla Sadra yang telah melakukan penelitian yang luar biasa terhadap dalil-dalil untuk menilai kebenaran ( modalities ) tentang pengalaman alam akhirat, telah membuktikan keinginannya untuk menjelaskan segala kemungkinan yang terbuka bagi jiwa manusia. Untuk memahami penjelasan persepsi di dalam semua karya Mulla Sadra, terlebih dahulu harus dipahami arah dan tujuan persepsi serta sifat-sifat kesempurnaannya. Secara alamiah, jiwa itu mampu mempersepsi. Namun, beberapa jenis persepsi yang dimiliki oleh jiwa hewani...

Faktor Yang Mempengaruhi Harga Diri

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi harga diri. Menurut Coopersmith (1967), terdapat lima faktor yang mempengaruhi harga diri yaitu: 1. Faktor  Jenis Kelamin Menurut Ancok dkk. (Dalam Ghufron, 2010) Wanita selalu merasa harga dirinya lebih rendah daripada pria, seperti perasaan kurang mampu, kepercayaan diri yang kurang mampu, atau merasa harus di lindungi. Hal ini terjadi mungkin karena peran orang tua dan harapan-harapan masyarakat yang berebeda-beda baik pada pria maupun wanita. Pendapat tersebut sama dengan penelitian dari Coopersmith (1967) yang membuktikan bahwa harga diri wanita lebih rendah daripada harga diri pria. 2. Inteligensi Individu dengan harga diri yang tinggi akan mencapai prestasi akademik yang tinggi daripada individu dengan harga diri yang rendah. Dan individu yang memiliki harga diri yang tinggi memiliki skor intelegensi yang lebih baik, taraf aspirasi yang lebih baik, dan selalu berusaha keras. 3. Kondisi Fisik Coopersmith (1967) me...