Langsung ke konten utama

TARIAN DIALOG SENJA


Senja di dua mata arah bercerita tentang satu hati, rayu !
“Pautan rayu adakah kau tahu jika aku takut kau terjatuh, sangat takut ketika suara ini mengalun.”

Suaramu tak mengeluarkan kerikir batu kan? Apalagi oli yang mengalir.
Sudahlah aku takkan jatuh
“Ragamu memang tidak sayang, tapi hatimu bakal jatuh.”

Maka semburat senja semakin memerah ketika rona pipimu merubah ranum langsatmu, kian memerah.
“Tahukah dirimu jika kaki kaki hujan itu lebih tajam dari pedang, maka seperti itulah hadirmu ketika menyapa hati.”

Pernahkah kumenyakitimu.
Hingga bahagia mekar di ambang gumammu bahkan di tepi corak senyummu?
” Tahukah dirimu apa yang kurasa ketika itu, sakit teramat sakit, tapi ???
Indah bukan alang alang. “

Rindu hanya buat tarian yg mengendap pada bayang bayang, menukar sebungkus bahagia dengan senyum tangis semata. Aih, hadirku sudah memasuki hatimu kah?
” duhai perlukah aku kata, lihatlah di sudut senja maka pelangi sudah biaskan semua jawabmu itu.”

Maka menyatulah dua arah dalam satu hati, seperti menyatunya surya dengan samudra,
dan tahukah kalian wahai camar kalau senja ini indah, maka usahlah cemburu !

-------------------------------------------
Yang Menggoreskan Pena Ini

Gusla Mulyani
Tarian Dialog Senja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Tokoh Psikoanalisis

Sigmund Freud (1856-1939)  pertama kali dikemukakan oleh Sigmund Freud. Teori Freud memang sulit dipahami, sebab yang pertama adalah karena konsepnya berubah-ubah (berkembang) terus. Kedua karena psikoanalisis hanya berfungsi sebagai teori, tetapi sekaligus juga teknik terapi dan teknik analisis kepribadian manusia. Ketiga, Freud sendiri tidak banyak menulis tentang psikologi kelompok. Sepanjang masa hidupnya, Freud adalah seorang yang produktif. Meskipun ia dianggap sosok yang kontroversial dan banyak tokoh yang berseberangan dengan dirinya, Freud tetap diakui sebagai salah seorang intelektual besar. Pengaruhnya bertahan hingga saat ini, dan tidak hanya pada bidang psikologi, bahkan meluas ke bidang-bidang lain. Karyanya, Studies in Histeria (1875) menandai berdirinya aliran psikoanalisa, berisi ide-ide dan diskusi tentang teknik terapi yang dilakukan oleh Freud. Riwayat Hidup Freud berkebangsaan Austria, lahir 6 Mei 1856 di Pribor, (ketika itu) Austria, lalu ...

Tes Rorschach

Pertama kali teknik ini dipublikasikan secara resmi tahun 1921 oleh  Hermann Rorschach   dalam monografnya Psychodiagnostik. Dalam monografnya Hermann Rorschach mengemukakan bercak tinta yang terpilih, temuan diagnostiknya, dan landasan teori dari temuannya. Hermann Rorschach dilahirkan di Zurich, swiss pada tanggal 8 Nopember 1884. Ayahnya seorang guru menggambar. Pada mulanya Rorschach mendalami ilmu pengetahuan alam di sekolahnya, tetapi kematian ayahnya dalam usia muda telah merubah pendiriannya. Dia mulai tertarik pada bidang kedokteran dan belajar di Nuenberg, Zurich, Berne, dan Berlin. Pengalaman praktisnya di bidang psikiatris diperoleh dari beberapa rumah sakit tempat dia bekerja. Hermann Rorschach adalah seorang dengan pribadi yang menarik, fleksibel, mudah menyesuaikan diri, dan sangat berbakat untuk instrokpeksi dan sintesis. Emosinya yang matang, hangat dan menyenangkan dan di kombinasi dengan kecerdasan yang mencapai tingkat jenius, membuatnya menjadi psi...

Contoh Stempel Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)